Ilustrasi alat suntik untuk memberikan vaksin

 

 
Halo CLM udah lama nih nggak buat artikel yha, kali ini nggak review dulu ah… tapi kami punya informasi yang menarik buat kalian semua yang baru-baru mulai pelihara, atau baru kepikiran aja buat mau pelihara. Satu hal yang mesti kalian tahu bahwa vaksinasi buat kucing ini penting apalagi bagi kalian yang suka melihara kucing dengan tipe bebas (kucing tidak di kandang dan di biarkan berkeliaran) , kucing yang berkeliaran ini biasanya lebih renta terhadap penyakit . Penyakit apa saja itu? Vaksin nya apa aja ? Harga dan syaratnya? Nah penasaran nggak? Kalau penasaran bisa dong lanjut …..
 



Apa itu Vaksin ?

 
Vaksinasi adalah upaya untuk mendapatkan kekebalan agar tubuh menjadi kebal terhadap serangan penyakit yang disebabkan oleh virus dan bakteri. Tingkat perlidungan penyakit didapat dari pelaksanaan vaksinasi secara tepat. Respon tubuh anjing dan kucing akan membentuk zat kebal setelah divaksinasi sehingga dapat melawan mikroorganisme yang menginfeksinya. Secara normal zat kebal akan menurun kadarnya pada masa atau periode tertentu sehingga perlu dilakukan vaksinasi ulang agar kadar zat kebal dalam tubuh hewan kesayangan selalu terjaga.
 
Vaksin dapat mengandung organisme hidup yang dilemahkan (live attenuated), killed atau inactivated vaccine, maupun rekombinan (mengandung hanya satu bagian dari virus yang berperan penting dalam penyakit, kemudian diperbanyak).
 

Apakah Vaksin dibutuhkan?

Pada kenyataannya program vaksin hewan ini dimaksudkan untuk melindungi hewan dari potensi serangan penyakit khusus yang diakibatkan oleh mikro organisme (bakteri , parasit dan beberapa jenis virus). Kucing yang telah diberikan vaksin pada dasar nya akan memiliki sistem imunnya dibandingkan denga yang belum divaksin tentunya, karena telah terbentuk antibodi spesifik terhadap penyakit-penyakit yang terdapat dalam vaksin.
 

Persyaratan Vaksin



Vaksinasi kucing hanya diberikan kepada kucing yang sehat saja, kenapa? karena bila dipaksakan maka vaksin bukannya melindungi tapi malah membuat “si anabul” terpapar penyakit. Perlu kami INGAT !! -kan bahwa vaksin pada dasarnya adalah virus yang dilemahkan artinya dia masih tetaplah virus, hanya saja kondisinya di lemahkan, agar antibodi si anabul bisa melawan virus lemah dan membentuk sistem keamanan agar tidak terserang virus yang sama di kemudian hari. Jadi secara logika bila badan sedang sakit malah disuntikkan virus yang ada sakitnya jadi tambahkan. Nah seperti itu sekiranya alasan kenapa hewan yang mauu divaksin harus dalam kondisi sehat.
        syarat-syarat sebelum vaksin, yaitu :
     a. bebas dari kutu & tungau (kutu biasa, kutu telinga, scabies,dll)
     b. bebas dari diarea dan muntah-muntah
     c. suhu badan kucing normal (38-39,5°C)
     d. bebas dari cacing 
     e. tidak dalam kondisi stress
 
          Untuk poin stress yang dimaksud dalam poin “e” adalah stress setelah mandi pada dasarnya kucing memang hewan yang takut air maka tidak jarang memandikan kucing bias menyebabkan si kucing stressoleh karena itu beberapa dokter biasa menyaran untuk tidak memandikan kucing 1 minggu sebelum vaksin dan 1 minggu setelah vaksin,
Selain itu hindari membawa kucing dalam perjalanan yang jaraknya jauh , lingkungan baru atau lingkungan yang berubah-ubah secara cepat atau berpindah-pindah seperti di dalam kendaraan biasanya sangat mudah membuat kucing stress oleh sebab itu hindari faktor ini juga.  
Bila terpaksa dibawa jauh usahakan memeberi anabul kesayangan anda waktu untuk beristirahat baik itu 1 minggu sebelum atau sesudah vaksin. Maka untuk sekedar tips saja , usahakan mencari vet/dokter hewan yang dekat-dekat rumah saja.
       

Jenis-jenis vaksin

 
Jenis vaksin yang biasa diberikan atau vaksin yang lebih umum dikenal adalah 3 jenis yaitu Vaksin Tricat, Vaksin Tetracat, Vaksin Rabies. Selain 3 vaksin tersebut ada juga vaksin lain yang diberikan untuk menangkal penyakit-penyakit yang bersifat khusus seperti Feline Leukemia Vaccine VirusFeline Infectious Peritonitis, dan Ringworm Vaccine. Nah pembahasan kali ini akan memfokuskan pada 3 vaksin yang pertama disebutkan tadi , penjelasan secara rincinya sebagai berikut :
 
1.   Vaksin Tricat
Vaksin ini akan memberikan perlindungan kepada kucing anda terhadap Feline calicivirus, feline herpesvirus, Feline Panleukopenia Virus. Vaksin ini biasanya di berikan pada kucing berusia 8-10 minggu, 12-14 minggu, 6 bulan, dam 1 tahun.
Harga : berkisar Rp 80.000 – Rp170.000
2.   Vaksin Tetracat
Vaksin ini akan memberikan perlindungan kepada kucing anda terhadap Feline calicivirus, feline herpesvirus, Feline Panleukopenia Virus, dan Chlamydia. Vaksin ini biasanya di berikan pada kucing berusia 8-10 minggu, 12-14 minggu, 6 bulan, dam 1 tahun.
Harga : berkisar Rp 170.000 – Rp240.000
 
3.   Vaksin Rabies
Kalau yang ini pasti sudah pada tahu fungsinya untuk melawan virus rabies yha, vaksin ini penting sekali apa lagi bagi para kucing yang hidup di wilayah yang masih mewabah seperti di Bali , daerah Jawa Barat, dan beberapa daerah lain.
Harga : berkisar Rp 30.000 – Rp 100.000
 
 

Jadwal vaksinasi

              
Usia Kucing
Jenis Vaksin
8-10 minggu
Tricat/Tetracat
12-14 minggu
Tricat/Tetracat
(Vaksin ulang, untuk peningkatan daya tahan tubuh)
5 bulan
Rabies
*6 bulan
Tricat/Tetracat (bila kucing belom pernah di vaksin sama sekali)
1 tahun >
Tricat/Tetracat
Rabies
(Merupakan vaksin ulang tahunan, untuk meningkatkan daya tahan tubuh)
Ket : * vaksin pada usia ini hanya diberikan bila semisal anda merescue kucing di usia 6 bulan dan belum pernah di vaksin , maka ini usia yg masih tepat untuk divaksin, Bila kucing anda sudah pernah divaksin sebelumnya berarti pada usia 6 bulan sudah tidak perlu di beri vaksin lagi.
         

Efek Samping Pasca Vaksin

 

      
          Vaksinasi bersifat menstimulasi sistem imun/kekebalan tubuh hewan untuk memproteksi tubuhnya dari penyakit. Stimulasi ini dapat mengakibatkan beberapa gejala ringan, seperti rasa sakit pada area suntikandemam,lemas, berkurang napsu makan, sedikit pilek (pd kucing) maupun alergi, namun hal tersebut hanya terjadi selama beberapa jam sampai beberapa hari, tidak lebih dari itu. Pada umumnya reaksi efek samping yang ditimbukan amat jarang terjadi pada kebanyakan kucing.
Tidak ada salahnya memeriksa daerah injeksi dan apabila terjadi reaksi alergi dan pembengkakan pada daerah tersebut yang tidak hilang dalam 2 minggu maka segera hubungi dokter hewan Anda.

 

…………..
Nah sudah cukup rasanya informasi yang bisa saya bagikan mengenai Vaksin, ingat yha jangan lupa beri vaksin Anabul kalian biar badannya sehat dan kuat , dan jangan takut dengan efek samping saya sudah memvaksin beberapa kucing dan semuanya nggak ada yang efek sampingnya parah, jadi jangan takut untuk vaksin yha.
Mohon maaf sekiranya apabila ada salah-salah kata atau informasi yang sedikit banyak kurang tepat karena sesungguhnya artikel ini di buat dengan tujuan berbagi informasi dan ilmu
Jangan lupa buat komen yha
Artikel ini juga mengambil kutipan dari situs-situs sebagai berikut :
 
Salam CLM
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *